Tentang Museum

Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (Museum Seni Modern dan Kontemporer di Nusantara – Museum MACAN) adalah sebuah museum seni di Jakarta. Museum MACAN adalah institusi pertama di Indonesia yang memberikan akses publik terhadap koleksi seni modern dan kontemporer yang signifikan dan terus berkembang dari Indonesia dan seluruh dunia. Museum ini memiliki program pameran dan acara aktif di fasilitas seluas 4.000 meter persegi yang mencakup ruang pendidikan dan konservasi.

Misi

 

Museum MACAN didirikan dengan tiga cita-cita  utama: mengembangkan dan memajukan kesadaran dan apresiasi seni modern dan kontemporer di Indonesia; memfasilitasi pertukaran kebudayaan antara Indonesia dan dunia; dan berkomitmen untuk pelatihan dan pengembangan profesional bagi para pegiat seni rupa di Indonesia.

 

Kami percaya bahwa seni memiliki kekuatan untuk mengubah cara orang berpikir dan berkehidupan, dan bahwa paparan publik terhadap seni dapat mendorong pemahaman lintas budaya dan memperkuat rasa keterkaitan sebagai komunitas. Pembelajaran yang berkelanjutan  adalah inti misi kami, dan kami berdedikasi untuk menyediakan kesempatan  dan program untuk sekolah, pelajar, dan orang-orang dari segala usia dan latar belakang untuk mendukung pendidikan mengenai kesenian yang berkualitas tinggi.

Kepemimpinan

Aaron Seeto

DIREKTUR,
MUSEUM MACAN

Aaron Seeto memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun bekerja untuk mewujudkan cita-cita organisasi-organisasi seni kontemporer, melakukan kurasi penting pameran seniman dari kawasan Asia dan Pasifik, dan memperkuat keterlibatan masyarakat melalui kesenian. Aaron Seeto bergabung dengan Museum MACAN setelah sebelumnya menjabat sebagai Manajer Kuratorial bagian Asian and Pacific Art di Queensland Art Gallery | Gallery of Modern Art di Brisbane, Australia, ia memimpin tim kuratorial yang bertanggung jawab atas Asia Pacific Triennial of Contemporary Art (APT8) kedelapan pada tahun 2015. Selama delapan tahun, ia menjabat sebagai Direktur 4A Centre for Contemporary Asian Art di Sydney yang dikenal akan terobosannya dalam bidang seni di mana ia membantu membangun reputasi organisasi tersebut sebagai institusi terkemuka untuk seni kontemporer Asia dan Australia.

Fenessa Adikoesoemo

CHAIRWOMAN,
YAYASAN MUSEUM MACAN

Sejak tahun 2014, Fenessa Adikoesoemo telah bertugas dalam peran manajemen pada AKR Land Development, di mana ia terlibat dalam konstruksi proyek dan aktivasi digital, di antara berbagai operasi internal lainnya. Sebelum bergabung dengan AKR Land Development, Fenessa Adikoesoemo bertugas dalam berbagai peran untuk AIESEC, organisasi pemuda terbesar di dunia yang fokus pada pengembangan kaum muda melalui pembelajaran eksperimental. Ia juga pernah menjabat sebagai Staf Sumber Daya Manusia untuk Global Consulting Group, sebuah firma pro bono di Melbourne, Australia, yang mempertemukan konsultan profesional nirlaba dan pelajar untuk memberikan dampak pada masalah sosial di seluruh dunia. Pada tahun 2016, Fenessa Adikoesoemo menjadi Fellow di Hirshhorn Museum di Washington, DC, di mana ia bekerja sama erat dengan pimpinan museum di seluruh departemen sebagai bagian dari penelitiannya tentang manajemen dan strategi museum. Selain terlibat aktif dalam sejumlah kegiatan filantropi, Fenessa juga menjadi relawan untuk organisasi-organisasi amal lokal, dan terlibat di jajaran kolektor muda berbagai organisasi.

Haryanto Adikoesoemo

PENDIRI,
YAYASAN MUSEUM MACAN

Lahir pada tahun 1962 di Surabaya, Indonesia, Haryanto Adikoesoemo adalah Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk, sebuah perusahaan logistik terbuka di Jakarta, Indonesia. Tahun lalu Haryanto diangkat menjadi anggota Board of Trustees Hirshhorn Museum and Sculpture Garden di Washington, D.C. Ia didaulat sebagai CEO of the Year oleh Koran Bisnis Indonesia pada tahun 2005. Ia didaulat sebagai Entrepreneur of the Year oleh Ernst & Young LLP pada tahun 2008, dan Businessman of the Year oleh Forbes Indonesia pada tahun 2012. Sebagai seorang kolektor, Haryanto telah mengembangkan koleksinya selama 25 tahun menjadi salah satu koleksi paling signifikan di Indonesia, mulai dari seni rupa modern Indonesia awal hingga seni modern dan kontemporer dari seluruh dunia. Baru-baru ini di penghargaan Authenticity, Leadership, Excellence, Quality, Seriousness in Art yang terhelat di Jakarta pada bulan Agustus 2017, Haryanto dianugerahkan sebagai Kolektor Terbaik, bersama dengan 12 pemain penting lainnya di dunia seni Indonesia.

Struktur & Tim

 

Kuratorial & Manajemen Koleksi

Ady Nugeraha, Asisten Kurator

Asri Winata, Asisten Kurator

Karisa Rahmaputri, Registrar

 

Program Edukasi & Publik

Mia Maria, Manajer Program Edukasi & Publik

Ade R. Hanif, Relasi Sekolah

 

Pameran

Dian Ina Mahendra, Manajer Pameran

 

Layanan & Fasilitas Pengunjung

Martha W. Soemantri, Manajer Layanan & Fasilitas Pengunjung

Dila M. Ayulia, Merchandiser

 

Pengembangan

Kartika Larasati, Manajer Pengembangan

 

Desain

Enarldo T. Giraldi, Desainer

Astari Wisesa, Desainer

 

PT Galleri Museum MACAN

Tan Huei Ling, PT Galleri Museum MACAN

 

Administrasi

Yulia Gunawan, Administrasi & Asisten Direktur

 

 

Keuangan & Akunting

Zainab Mahu, Manajer Keuangan & Akunting

Widya D. Novitasari, Pengawas Keuangan & Akunting

 

IT

Bambang Hernawan, Manajer IT

Daftarkan diri Anda untuk menerima newsletter Museum MACAN

Ikuti perkembangan terkini tentang Museum MACAN.
Dapatkan newsletter bulanan untuk pameran
dan program publik yang akan datang.