Museum MACAN menampilkan presentasi khusus dari perupa asal Sarawak, Marcos Kueh, bertajuk Kenyalang Circus.
23.05–04.10.2026
Tentang Pameran
Seri karya Kenyalang Circus berangkat dari lanskap sosial-ekonomi di Sarawak, di mana pariwisata dan pembangunan membingkai identitas budaya sebagai daya tarik utama. Sejak abad ke-19, wilayah ini kerap digambarkan sebagai wilayah eksotis, dan dalam perkembangannya narasi tersebut hadir kembali melalui etno-wisata, yang menempatkan praktik budaya masyarakat adat sebagai pertunjukan bagi publik. Kueh menyoroti ketegangan ketika simbol-simbol budaya hadir dalam sistem representasi dan ekonomi yang lebih luas.
Karya Kueh berbicara tentang situasi yang juga terjadi di banyak wilayah Nusantara, ketika budaya lokal semakin sering dijadikan simbol kapital dalam industri pariwisata. Kenyalang Circus mengajak kita merenungkan apa yang terjadi pada budaya lama di tengah perubahan zaman, serta menunjukkan bahwa ingatan, identitas, dan budaya terus mengalami perubahan dalam kehidupan modern.
Tentang Perupa
Marcos Kueh adalah seorang perupa tekstil asal Sarawak, Borneo, yang praktiknya mendalami pergeseran makna citra budaya di wilayah yang tengah bertransformasi dengan cepat. Dengan latar belakang pendidikan desain grafis, Kueh bekerja di persimpangan antara tradisi vernakular dan budaya visual populer kontemporer. Melalui teknik tenun digital industrial, ia mengolah kembali simbol-simbol sakral Borneo ke dalam ranah visual kompleks yang mempertanyakan bagaimana tradisi budaya dimobilisasi, diedarkan, dan diinterpretasikan kembali dalam modernitas.
Karya-karyanya telah masuk ke dalam koleksi Stedelijk Museum Amsterdam dan Museum Voorlinden, serta telah diakui melalui penghargaan Ron Mandos Young Blood Award (2022). Pameran tunggal perdana Kueh berjudul Kenyalang Circus diadakan di The Back Room, Malaysia (2003), dan pameran tunggal keduanya, Smooth Sailing, dibuka di esea contemporary, Britania Raya (2025).
Pameran penting lainnya dalam waktu dekat meliputi Myths, Dreams and New Realities di Saatchi Gallery, Britania Raya (2025); ILHAM Art Show 2025 di ILHAM Gallery, Malaysia; The Calling of Home di Tina Kim Gallery, Amerika Serikat (2025); dan Kenyalang Circus: Ibu Pertiwiku di National Art Gallery, Malaysia (2024).
Daftarkan diri Anda untuk menerima newsletter Museum MACAN
Ikuti perkembangan terkini tentang Museum MACAN. Dapatkan newsletter bulanan untuk pameran dan program publik mendatang.